Review Smartphone Vivo V7 dan V7 Plus: Android Berdesain Cantik dengan Layar Lebar
Desain
Kedua smartphone memiliki desain yang sama dengan pembeda ukuran dimensi body dan layarnya. Desain yang dimiliki terlihat cantik untuk digenggam. Kedua smartphone tersebut juga memiliki body dengan bahan plastik, walaupun terlihat seperti memiliki body aluminium di bagian belakangnya. Tetapi dengan desain yang dimiliki smartphone ini, membuatnya nyaman saat digenggam dan tidak licin.

Vivo V7 Plus memiliki layar dengan dimensi 5,99 inci, sementara Vivo V7 memiliki layar dengan dimensi 5,7 inci. Keduanya memiliki resolusi yang sama, yaitu 1440 x 720. Bagi sebagian orang, resolusi HD+ seperti ini belum mencukupi kebutuhan visual dari sebuah smartphone. Hal itu membuatnya kurang tajam saat melihat tulisan di web browser. Hal yang unik adalah walaupun diklaim menggunakan Gorilla Glass 4, Vivo langsung memberikan lapisan anti gores pada layarnya, sehingga pengguna tidak perlu lagi membelinya. Walaupun begitu, gunakanlah tempered glass agar mendapatkan perlindungan lebih baik lagi.

Sensor sidik jari pada smartphone ini terletak pada bagian belakangnya. Yang unik, smartphone ini ternyata juga memiliki feature pengenalan wajah. Saat melakukan pengenalan wajah untuk pertama kali, gunakan ruangan dengan cahaya yang terang. Setelah selesai, smartphone akan dapat langsung mengenali wajah kurang dari satu detik. Sayangnya, feature ini tidak bisa mengenali wajah saat pengguna memejamkan mata. Namun, hal tersebut tentu berguna saat ada yang iseng ingin membuka smartphone saat Anda tidur.

Pada bagian belakang akan ditemukan sebuah kamera dan sebuah flash yang terletak di kanannya. Kamera yang ada cukup menonjol, sehingga cukup rentan tergores saat smartphone ditaruh di atas meja dan tergeser. Gunakan saja back case bawaannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Garis antenna pada smartphone ini sudah mengadopsi lengkungan mengarah ke atas sehingga saat digunakan tidak tertutup oleh tangan.

Pada Vivo V7+ dan Vivo V7, sistem operasi yang digunakan sudah memakai Android Nougat 7.1.2. Smartphone ini sudah menggunakan antar muka buatan dapur Vivo sendiri yang dinamakan FunTouch OS dengan versi 3.2. Pada FunTouch app drawer sudah tidak ada dan semua aplikasi yang diinstall juga akan muncul di homescreen. Hal yang unik adalah smartphone ini memiliki gesture back, home, dan recent app. Saat diaktifkan, tombol yang ada dibagian bawah pun hilang sehingga pengguna dapat menggunakan layar secara penuh. Selain itu, Vivo juga memisahkan antara pusat notifikasi pada bagian atas dengan quick menu yang diletakkan pada bagian bawah dengan melakukan slide dari ujung bawah layar ke tengah.
Jaringan
Smartphone Vivo V7+ dan Vivo V7 memiliki kelengkapan yang sangat apik, terutama dalam jaringan 4G LTE. Kedua smartphone ini telah mendukung jaringan LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 7(2600), 8(900), 40(2300) dan 41(2500). Kedua smartphone ini juga dengan mudah dapat mendeteksi operator Smartfren dan Bolt dengan baik. Dengan menggunakan LTE Cat 7, Vivo V7+ dan V7 mendukung transfer data hingga 300 MB/s.
Kamera
Kamera yang digunakan pada Vivo V7+ dan Vivo V7 diklaim menggunakan sensor yang sama. Pihak Vivo hanya memberitahukan bahwa kamera depan menggunakan sensor buatan Samsung. ISOCELL buatan Samsung yang mendukung 24 MP adalah Fast 2L9. Sedangkan kamera bagian belakang yang memiliki resolusi 16 MP, Vivo mempercayakan kepada OmniVision dengan OV16880 Purecell.
Kamera bagian belakang pada kedua smartphone ini memang memiliki kinerja yang baik pada saat cahaya yang diterima sensor cukup. Akan tetapi saat cahaya gelap, untuk menghilangkan noise, algoritma Vivo membuat gambar menjadi seperti cat air. Dan kedua smartphone memiliki hasil gambar yang kurang lebih sama. Hasil dibawah ini adalah hasil campuran antara kedua smartphone. Silakan klik untuk memperbesar. Bagi pengguna Facebook, silahkan klik disini.






Kamera bagian depan memang sangat meningkat dari smartphone sebelumnya, Vivo V5S. Walaupun begitu, kamera yang ada mengharuskan obyek yang akan difoto untuk lebih dekat sehingga obyek yang jauh akan terlihat buram. Untuk selfie, hasil gambarnya pada saat cahaya yang cukup memang tajam. Hasilnya tentu berbeda saat rendah cahaya. Hasil dibawah ini adalah hasil campuran antara kedua smartphone. Silakan klik untuk memperbesar. Bagi pengguna Facebook, silahkan klik disini.
1. Pembukaan
4. Kesimpulan





