30 October 2026

TeknoVue

Just Another Review Site…..

Xiaomi Redmi 4A vs Redmi 4X: Smartphone Android Murah Mana yang Cocok untuk Anda?

Masih bingung milih smartphone Android Xiaomi Redmi 4 yang mana? Jika bingung milih antara Redmi 4A atau Redmi 4X, baca dulu review yang satu ini

Desain

Secara desain, bentuk Redmi 4A dan Redmi 4x jika dilihat secara sekilas memang sangat mirip. Perbedaan paling kentara adalah karena Redmi 4X memiliki sensor sidik jari pada bagian belakangnya. Bahan yang digunakan untuk badan bagian belakangnya pun berbeda. Redmi 4A menggunakan bahan polycarbonate yang ringan serta Redmi 4X menggunakan aluminium. Dan karena menggunakan aluminium, Redmi 4X memang terasa lebih licin dibandingkan dengan Redmi 4A.

Di bagian atas ditemukan lubang audio 3,5 mm serta modul infra merah

Pada bagian belakangnya, Redmi 4X memiliki sensor sidik jari yang bisa digunakan untuk membuka smartphone ini serta kamera dan flash. Redmi 4A tidak memiliki sensor sidik jari, sehingga pada bagian belakangnya hanya akan ditemukan kamera, flash, dan speaker. Desain garis dibagian belakangnya pun juga berbeda, yang sepertinya Redmi 4X menggunakan garis belakang tersebut untuk antenna eksternalnya dan tidak demikian pada Redmi 4A.

Di bagian bawahnya terdapat port micro USB dan microphone. Untuk Redmi 4X, pada bagian ini ditemukan speaker pula.

Pada bagian depannya, terlihat perbedaan pada bentuk dari sensor proximity-nya. Pada Redmi 4X, bentuknya sama dengan kamera depannya, yaitu bulat. Sedangkan pada Redmi 4A, bentuk dari sensor proximity-nya didesain lonjong pada sebelah speaker internal. Yang juga terlihat adalah pada saat keduanya dinyalakan. Layar buatan Novatek pada Redmi 4A ternyata tidak lebih cerah dibandingkan layar buatan Ilitek pada Redmi 4X.

Pada bagian kanan ditemukan tombol power dan juga volume

Pada bagian software, kedua smartphone ini sudah menggunakan MIUI 8. Bedanya, Redmi 4A menggunakan MIUI 8.5 dan Redmi 4X masih di MIUI 8.2, walaupun keduanya sangat mirip dan mungkin tidak ada perbedaan. Seperti yang kita ketahui, MIUI tidak lagi menggunakan app drawer sehingga semua icon dan widget akan ada pada layar yang sama. MIUI juga terkenal dengan kumpulan tema gratisnya, sehingga pengguna akan tidak sering bosan saat menggunakan smartphone Xiaomi. Sistem operasi Android Marshmallow pun masih menjadi penggerak dari kedua perangkat Android ini.

Pada bagian kiri terdapat slot SIM dan microSD yang menjadi satu dengan tempat SIM ke dua

Terakhir, sisi-sisi pada kedua smartphone ini juga menjadi pembeda yang sebenarnya tidak terlalu terlihat jika sekilas. Redmi 4A memiliki bentuk yang lebih ke arah kotak, sedangkan Redmi 4X lebih bulat. Untuk penempatan tombol, slot SIM/microSD, dan microUSB, keduanya memiliki posisi yang sama.

Jaringan

Jaringan mungkin merupakan hal yang cukup penting untuk diketahui oleh para pengguna smartphone. Di Indonesia, Band 3 (1800 MHz) merupakan kanal paling umum yang digunakan di Indonesia karena dipakai oleh operator seluler XL, Telkomsel, Three, serta Indosat untuk jaringan 4G LTE. Band 8 (900) juga saat ini sudah mulai digunakan oleh XL, Telkomsel, dan Indosat untuk jaringan 4G LTE mereka. Untuk Smartfren, operator seluler ini menggunakan kanal band 5 (850 MHz) dan band 40 (2300 MHz) untuk teknologi 4G LTE-nya. Bolt sendiri menggunakan band 40 (2300 MHz).

Redmi 4A saat ini sudah mendukung band 1(2100), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 20(800), 38(2600), dan 40(2300). Sedangkan Redmi 4X saat ini mendukung band 1(2100), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 20(800), 38(2600), dan 40(2300). Hal ini membuat Redmi 4A tidak bisa menggunakan band 8 (900 MHz) yang dimiliki oleh XL, Telkomsel, dan Indosat.

Kamera

Spesifikasi umum kamera kedua smartphone ini sama. Pada bagian belakang, terdapat kamera 13 megapiksel dan pada bagian depannya menggunakan kamera 5 megapiksel. Walaupun begitu, keduanya tidak menggunakan kamera yang sama pada bagian belakangnya, namun sensor yang digunakan pada kamera bagian depannya sama. Pada Redmi 4A, Xiaomi menggunakan sensor buatan OmniVision dengan OV13850. Sedangkan pada Redmi 4X, Xiaomi menggunakan sensor buatan Samsung dengan ISOCELL S5K3L8. Sensor kamera yang digunakan pada bagian depannya menggunakan sensor OmniVision OV5675 PureCell.

Pada Redmi 4A, kamera belakang yang ada memang sangat baik untuk sebuah smartphone dengan harga di bawah 1,5 juta rupiah. Dalam kondisi cukup cahaya, sensor OV13850 ternyata dapat menangkap gambar dengan cukup tajam dengan sangat minim noise. Saat malam hari dan di dalam ruangan, ternyata kameranya pun juga masih bisa menangkap gambar dengan cukup baik walaupun tingkat ketajamannya sangat menurun, yang kemungkinan karena untuk menghilangkan noise yang muncul.

Redmi 4A - Hasil Kamera Utama 1Redmi 4A - Hasil Kamera Utama 2Redmi 4A - Hasil Kamera Utama 3Redmi 4A - Hasil Kamera Utama 4

Pada Redmi 4X, kamera belakang yang terpasang juga mampu mengambil gambar dengan baik dan memang sepertinya terlihat lebih baik dari Redmi 4A. Dan memang, dibandingkan dengan Redmi 4A, kualitas gambarnya pada kondisi rendah cahaya juga sedikit lebih baik walaupun cenderung keduanya terlihat mirip.

Redmi 4X - Hasil Kamera Utama 1Redmi 4X - Hasil Kamera Utama 2Redmi 4X - Hasil Kamera Utama 3Redmi 4X - Hasil Kamera Utama 4

Untuk kamera depannya, sepertinya kedua smartphone memiliki hasil yang tidak terlalu berbeda. Keduanya memang cukup baik untuk mengambil gambar selfie. Sekadar saran saja, pada saat di dalam ruangan yang rendah cahaya, ada baiknya dapat menggunakan smartphone lainnya untuk tambahan penerangan dengan menyalakan flashlight agar gambar yang tertangkap menjadi lebih baik. Atau gunakan aplikasi kamera yang mampu membuat layar Anda menjadi penerang saat mengambil gambar. Pada bagian atas merupakan contoh gambar dari Redmi 4A dan bagian bawah adalah Redmi 4X.

Redmi 4A - Hasil Kamera Depan 1Redmi 4A - Hasil Kamera Depan 2Redmi 4A - Hasil Kamera Depan 3Redmi 4A - Hasil Kamera Depan 4
Redmi 4X - Hasil Kamera Depan 1Redmi 4X - Hasil Kamera Depan 2Redmi 4X - Hasil Kamera Depan 3Redmi 4X - Hasil Kamera Depan 4

Halaman:

1. Pembukaan 

2. Desain, Jaringan, Kamera

3. Spesifikasi, Pengujian, Baterai

4. Kesimpulan

Tinggalkan Komentar Anda

Tulis komentar di sini