18 April 2026

TeknoVue

Just Another Review Site…..

Review Moto e3 Power: Smartphone Android Baterai Besar Harga Murah

Sebuah merek smartphone yang dulu pernah diminati oleh pasar Indonesia kembali hadir!

Desain

Sama seperti kebanyakan smartphone dengan harga satu jutaan, bahan casing dari Moto e3 Power terbuat dari plastik. Walaupun terbuat dari plastik, ternyata smartphone ini kokoh saat digenggam. Dan bagian belakang dari Moto e3 Power didesain cukup kasar untuk membuatnya tidak licin. Akan tetapi, tetap saja saat ditaruh ditangan, membuat perangkat ini cukup licin juga. Btw, bezel yang berada disampingnya terbuat dari metal, sehingga memang membuat smartphone ini terasa lebih kokoh.

Moto e3 Power, seperti yang pernah beredar sebelumnya, memang tidak menggunakan antarmuka khusus. Jadi, launcher yang digunakan adalah murni bawaan Android Marshmallow. Daaaannn…. berbicara mengenai sistem operasinya, Android, pada bulan lalu sudah tersiar kabar bahwa hardware yang dimiliki oleh Moto e3 Power sepertinya tidak akan kompatibel dengan Android Nougat. Jadi smartphone ini tidak akan mendapatkan update resmi Android Nougat 7.0 di masa depan. Mungkin hal ini terkait dengan API Vulkan yang akan meningkatkan kinerja grafis dari sebuah perangkat. Tapi masih banyak jalan menuju Roma, bukan? melet (hint: CM).

Lenovo mendesain Moto e3 dengan model yang sama seperti dahulu. Pada bagian atasnya hanya ditemukan lubang audio 3,55mm yang diletakkan pas ditengah. Pada bagian bawah ditemukan port microUSB. Pada bagian kanannya ada tombol power dan volume. Tombol powernya didesain memiliki permukaan yang kasar sehingga mudah untuk penggunanya dalam membedakan mana tombol power dan mana volume tanpa harus melihatnya. Dan karena smartphone ini (untungnya) tidak didesain unibody, membuat slot SIM dan microSD bisa ditemukan di bagian belakangnya tepat di atas baterai.

Jaringan

Moto E3 Power memiliki dukungan terhadap jaringan pada bandwidth LTE 1(2100), 3(1800), 5(850), 7(2600), 8(900), 20(800), 38(2600), 40(2300), 41(2500). Hal tersebut membuatnya dapat digunakan pada semua operator di Indonesia, meliputi Telkomsel, Indosat, XL, Three, Smartfren, dan Bolt. Kartu Smartfren pun langsung terdeteksi dan tersambung dengan 4G saat dipasangkan pada slot pertama. Moto E3 juga digadang memiliki kemampuan VoLTE. Akan tetapi, sepertinya TeknoVue gagal mendapatkan VoLTE Smartfren pada smartphone yang satu ini. Bisa jadi, Moto belum membuka jalurnya untuk Indonesia.

Kamera

Moto e3 Power menggunakan kamera dengan resolusi 8 megapiksel pada bagian belakangnya serta 5 megapiksel pada bagian depannya. Sayangnya, pada saat sebuah smartphone tidak dijual dengan mengedepankan kameranya, informasi mengenai sensor yang digunakan sangat sulit didapatkan. Untuk aplikasi kamera yang digunakan, Moto e3 Power sepertinya menggunakan buatan mereka sendiri yang telah dimasukkan beberapa feature seperti pengaturan ISO, HDR, Auto/Manual Beautify, Strobe, dan beberapa fungsi lainnya.

Hasil gambar dari kamera utamanya memang memiliki warna yang cukup baik. Akan tetapi, gambar yang dihasilkan ternyata tidak terlalu tajam. Padahal, kondisi pencahayaannya terbilang sempurna. Pada bayangan, dapat terlihat jelas noise yang muncul. Hal ini mengindikasikan bahwa pada saat kondisi pencahayaan yang kurang, gambar yang dihasilkan akan kurang baik untuk dicetak. Untuk melihat gambar asli, silahkan klik saja gambar di bawah ini.

Moto e3 Power - Kamera Belakang OutdoorMoto e3 Power - Kamera Depan OutdoorKamera depannya yang memiliki resolusi cukup tinggi sepertinya hanya cocok untuk dijadikan kamera selfie (Selain untuk video call) pada kondisi cahaya yang baik. Tanpa adanya auto fokus, gambar yang dihasilkan
Moto e3 Power - Kamera BelakangMoto e3 Power - Kamera Depan

<<Halaman Sebelumnya   Halaman Selanjutnya>>

Tinggalkan Komentar Anda

Tulis komentar di sini